Bedah Lagu Ongkona Bone

1464

Namun, sang isteri tidak yakin begitu saja kalau suaminya telah gugur. Maka sang isteri berangkat mencari suaminya. Tak peduli siang atau malam , tetap berjalan dan mencari tahu akan keberadaan suaminya.

Kala beristirahat dalam pencariannya, sang isteri bersenandung untuk menghibur diri dan merenungi nasibnya :

O … Mate Colli, Mate Collini Warue (Waru adalah sebuah nama pohon/tumbuhan dalam bahasa Bugis disebut Kubba. Pohon Kubba tersebut memilki ranting mengandung getah yang dapat digunakan untuk membuat keriting rambut)

Ritoto baja-baja alla Ritoto baja-baja ( Setiap hari dipangkas)

Alla nariala kembongeng ( Diambil untuk dijadikan kembongeng. Kembongen artinya alat penggulung rambut dari pohon Kubba / pohon waru )

O … Macilaka, Macilakani Kembongeng ( celaka dan sial penggulung rambut )

Nappai ribala-bala alla nappai ribala-bala ( baru dibentuk-bentuk)

Namate puangna (puangna bermakna simbolis artinya pohon kubba/ waru, mati karena setiap hari dipangkas untuk dijadikan penggulung rambut)

O … Taroni Mate, Taroni Mate Puangna ( Biarlah mati, biarlah mati pohon Kubba / Waru)

Iyapa upettu rennu alla iyapa upettu rennu ( barulah putus harapan dan menyerah )

Kusapupi mesana ( Bila kupegang batu nisannya)

Penjelasan :

Sang isteri menggulung rambutnya agar menjadi indah dengan maksud untuk menghadiahkan kepada suaminya apabila kembali dari medan peperangan.

Akan tetapi pohon Waru / Kubba menjadi layu dan mati karena setiap hari dipangkas untuk dijadikan sebagai penggulung rambut/kembongeng. Padahal rambutnya baru mulai terbentuk, apa daya pohon waru/kubba keburu layu dan mati.

Matinya pohon waru/kubba sebenarnya merupakan sebuah alamat atau pertanda bahwa suaminya telah tewas dalam peperangan. Namun Sang isteri tetap bersemangat. Ditanamkan dalam hati , bahwa suaminya belum meninggal. Kecuali memegang dan mengusap batu nisannya baru percaya.

2. NILAI

Seperti halnya dengan lagu-lagu lain, maka lirik dan syair-syair yang terjalin dalam lagu Ongkona Bone juga mengandung dan sarat dengan nilai-nilai. Nilai- nilai yang terkandung adalah :
a. Memupuk Jiwa Patriotisme dan Nasionalisme, bahwa setiap perjuangan memerlukan pengorbanan baik jiwa, raga, dan materi. b. Menggambarkan, bahwa kepentingan umum meskipun pahit getir lebih mulia dibanding kepentingan pribadi.
c. Mengandung nilai historis, di mana sejarah adalah cerminan peristiwa masa lalu sebagai bahan rujukan pembelajaran di masa kini dan masa akan datang.

3. PESAN DAN NASIHAT

Perlu dipahami, bahwa syair-syair yang terkandung dalam lagu Ongkona Bone terdiri atas tiga bagian, yakni bait pertama dan kedua bermakna simbolis atau pelambang sedang bait ketiga mengandung semangat.

Mate Colli bukanlah bermakna layu sebelum berkembang akan tetapi dalam dunia seni hanya menggambarkan kemampuan ekspresi seseorang dalam menyampaikan sebuah pesan.

Namate Puangna bukanlah bermakna Tuhan yang mati akan tetapi sejenis tumbuhan yang disebut pohon waru/kubba yang dijadikan sebagai simbol bagi penciptanya. Mengapa pohon tersebut mati ?
Karena setiap hari dipangkas untuk dijadikan sebagai alat penggulung rambut. Ranting pohon tersebut memilki getah yang dapat membuat rambut menjadi keriting.

Adapun pesan/nasihat yang terkandung dalam syair lagu Ongkona Bone adalah sebagai berikut :
1. Janganlah mudah mempercayai informasi yang kurang jelas dan tidak bertanggung jawab
2. Setiap pekerjaan harus dilandasi dengan semangat.
3. Syair lagu merupakan ungkapan cipta, rasa, dan karsa.

Semoga penjelasan ini ada manfaatnya bagi para pembaca khususnya generasi muda sekarang ini.

Dengarkan Lagunya Di SINI

Dibedah Oleh : Mursalim (Teluk Bone)
Tanggal : 13 Agustus 2007

ko