Tugas Pokok dan Fungsi Dinas Kebudayaan Kabupaten Bone

TUGAS POKOK DAN FUNGSI BERDASARKAN PERATURAN BUPATI BONE NOMOR 80 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA DINAS KEBUDAYAAN

KEPALA DINAS

  • Dinas Kebudayaan dipimpin oleh Kepala Dinas yang mempunyai tugas membantu Bupati melaksanakan urusan pemerintahan di bidang kebudayaan yang menjadi kewenangan daerah dan tugas pembantuan yang ditugaskan kepada daerah.
  • Dinas Kebudayaan dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) menyelenggarakan fungsi :
  1. perumusan kebijakan penyelenggaraan urusan pemerintahan kebudayaan;
  2. pelaksanaan kebijakan urusan pemerintahan bidang kebudayaan;
  3. pelaksanaan evaluasi dan pelaporan urusan pemerintahan bidang kebudayaan;
  4. pelaksanaan administrasi dinas urusan pemerintahan bidang kebudayaan; dan
  5. pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Bupati terkait dengan tugas dan fungsinya.

SEKRETARIS

  • Sekretariat Dinas dipimpin oleh Sekretaris Dinas mempunyai tugas membantu kepala dinas dalam melaksanakan tugas koordinasi di Bidang Kesekretariatan yang menjadi tanggungjawab kedinasan;
  • Sekretariat Dinas dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) menyelenggarakan fungsi:
    1. penyusunan program dan anggaran pada Dinas Kebudayaan;
    2. pelaksanaan program dan anggaran;
    3. pengoordinasian tugas-tugas pada Dinas Kebudayaan dan memberikan pelayanan administrasi kepada bidang-bidang lain Dinas Kebudayaan;
    4. penyusunan bahan dokumentasi dan statistik, peraturan perundang-undangan, pengelolaan bahan bacaan dan penyelenggaraan kemitraan dengan masyarakat;
    5. penyusunan data, evaluasi dan penyiapan laporan pelaksanaan program kerja pada kepala dinas;
    6. pelaksanaan urusan ketatausahaan dan rumah tangga;
    7. penyelenggaraan pengelolaan naskah dinas dan kearsipan;
    8. pelaksanaan pembinaan ASN di lingkungan Dinas Kebudayaan; dan
    9. pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Kepala Dinas terkait tugas dan fungsinya.

SUB BAGIAN UMUM DAN KEPEGAWAIAN

Sub Bagian Umum dan Kepegawaian dipimpin oleh Kepala Sub Bagian umum dan Kepegawaian yang mempunyai tugas:

  1. melaksanakan penerimaan, pendistribusian dan pengiriman surat-menyurat, naskah dinas dan pengelolaan kearsipan;
  2. menyusun rencana formasi, informasi jabatan serta data kepegawaian;
  3. menyelenggarakan urusan administrasi kepegawaian, keprotokolan, kehumasan dan penyiapan rapat-rapat dinas;
  4. membuat usul mutasi, kenaikan pangkat, kenaikan gaji berkala, cuti, pensiun, pemberhentian, izin belajar, kartu pegawai, kartu askes dan pembinaan karir pegawai;
  5. melaksanakan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui program pendidikan dan latihan;
  6. melaksanakan pemeliharaan/perawatan kendaraan dinas, gedung kantor, perlengkapan kantor dan asset lainnya;
  7. menyiapkan penghapusan sarana dan prasarana/ perlengkapan/asset;
  8. melaksanakan pembinaan staf; dan
  9. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Sekretaris terkait tugasnya.

SUB BAGIAN PROGRAM

Sub Bagian Program dipimpin oleh Kepala Sub Bagian Porgram yang mempunyai tugas:

  1. melaksanakan pengumpulan, pengolahan, perencanaan, penyusunan, monitoring, evaluasi dan pelaporan program kerja;
  2. melaksanakan fasilitasi dan penyelarasan program dan penganggaran di lingkungan Dinas Kebudayaan;
  3. melaksanakan dan mengembangkan sistem informasi kebudayaan;
  4. melaksanakan sosialisasi program di lingkungan Dinas Kebudayaan;
  5. melaksanakan penyusunan laporan tahunan, laporan triwulan, laporan bulanan, laporan pertanggungjawaban dan laporan kinerja;
  6. melaksanakan penyusunan laporan Standar Pelayanan Minimal (SPM);
  7. menyiapkan rencana umum pengadaan;
  8. membuat rencana kerja tahunan; dan
  9. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Sekretaris terkait tugasnya.

SUB BAGIAN KEUANGAN

Sub Bagian Keuangan dipimpin oleh Kepala Sub Bagian Keuangan yang mempunyai tugas:

  1. menyusun program dan kegiatan bidang keuangan, menyelenggarakan pelayanan administrasi keuangan rutin, melaksanakan pembukuan keuangan, menyusun laporan keuangan rutin, memelihara bahan dan penyelenggaraan dokumen keuangan serta membuat laporan pertanggungjawaban keuangan sesuai dengan peraturan perundang-undangan;
  2. mengidentifikasi dan mengeinventarisasi sumber-sumber penerimaan dinas;
  3. mengatur dan menjalankan administrasi keuangan sesuai pedoman akuntansi pemerintah dan ketentuan perundang-undangan;
  4. mengawasi dan melaksanakan verifikasi administrasi keuangan;
  5. membina dan mengatur penataausahaan perbendaraan sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
  6. membuat evaluasi pelaporan kemajuan penggunaan anggaran (rencana dan realisasi) secara berkala;
  7. menyusun laporan hasil pelaksanaan tugas di bidangnya; dan
  8. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Sekretaris Dinas terkait tugasnya.

BIDANG ADAT DAN TRADISI

Bidang Adat dan Tradisi dipimpin oleh Kepala Bidang Adat dan Tradisi mempunyai tugas melaksanakan penyiapan, perumusan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi kebijakan di bidang pelayanan inventarisasi budaya adat istiadat, tradisi masyarakat, menggali dan melestarikan budaya sesuai fakta sejarah, melakukan pembinaan dan penyuluhan serta koordinasi dengan lembaga adat.

(2)   Bidang Adat dan Tradisi dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) menyelenggarakan fungsi:

  1. penyusunan perencanaan pelayanan bidang adat dan tradisi;
  2. perumusan kebijaksanaan teknis pelayanan di bidang adat dan tradisi;
  3. penginventarisasi budaya adat istiadat dan tradisi masyarakat;
  4. penggalian peninggalan budaya dan adat istiadat sesuai fakta sejarah;
  5. penyelenggaraan kegiatan pengembangan warisan budaya, pelestarian adat istiadat dan tradisi;
  6. pelaksanaan pembinaan dan koordinasi dengan lembaga adat dalam pengembangan budaya dan istiadat;
  7. pelaksanaan monitoring dan evaluasi Bidang Adat dan Tradisi; dan
  8. pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Kepala Dinas terkait tugas dan fungsinya.

SEKSI ADAT ISTIADAT

Seksi Adat Istiadat dipimpin oleh Kepala Seksi Adat Istiadat yang mempunyai tugas:

  1. menyiapkan bahan perencanaan dan perumusan kebijaksanaan bidang adat istiadat dan tradisi;
  2. melaksanakan kebijaksanaan bidang adat istiadat dan tradisi;
  3. menginventarisasi budaya adat istiadat dan tradisi masyarakat;
  4. menggali peninggalan budaya adat istiadat dan tradisi sesuai fakta sejarah;
  5. menyelenggarakan kegiatan pengembangan warisan budaya daerah, pelestarian adat istiadat dan tradisi masyarakat;
  6. memonitoring, mengevaluasi dan melaporkan pelaksanaan kebijakan bidang adat istiadat dan tradisi; dan
  7. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh kepala bidang adat dan tradisi terkait tugasnya.

SEKSI PEMBINAAN ADAT ISTIADAT

Seksi Pembinaan Adat Istiadat dipimpin oleh Kepala Seksi Pembinaan Adat Istiadat yang mempunyai tugas:

  1. menyiapkan bahan perencanaan dan perumusan pembinaan adat istiadat;
  2. melaksanakan kebijaksanaan pembinaan adat istiadat;
  3. melaksanakan pembinaan, pelatihan dan penyuluhan dalam pelestarian adat istiadat;
  4. memonitoring, mengevaluasi dan melaporkan pelaksanaan pembinaan adat istiadat;
  5. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh kepala bidang adat dan tradisi terkait tugasnya.

SEKSI PEMBINAAN TRADISI

Seksi Pembinaan Tradisi dipimpin oleh Kepala Seksi Pembinaan Tradisi yang mempunyai tugas:

  1. menyiapkan bahan perencanaan dan perumusan dalam pembinaan tradisi;
  2. melaksanakan kebijaksanaan pembinaan tradisi;
  3. melaksanakan pembinaan, pelatihan dan penyuluhan dalam pelestarian tradisi;
  4. memonitoring, mengevaluasi dan melaporkan pelaksanaan pembinaan tradisi; dan
  5. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh kepala bidang adat dan tradisi terkait tugasnya.

BIDANG SEJARAH PURBAKALA DAN CAGAR BUDAYA

Bidang Sejarah Purbakala dan Cagar Budaya dipimpin oleh Kepala Bidang Sejarah Purbakala dan Cagar Budaya yang mempunyai tugas melaksanakan penyiapan, perumusan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi di bidang sejarah purbakala dan cagar budaya serta permuseuman.

(2)  Bidang Sejarah Purbakala dan Cagar Budaya dalam melaksanakan tugas sebagaimana yang dimaksud ayat (1) pasal ini menyelenggarakan mempunyai fungsi:

  1. penyusunan data dan informasi nilai sejarah purbakala cagar budaya dan permuseuman;
  2. perumusan kebijaksanaan data dan informasi Bidang Sejarah Purbakala dan cagar Budaya serta Permuseuman;
  3. pelaksanaan kebijaksanaan teknis dalam pengembangan, pengawasan, dan Pengendalian, pemeliharaan nilai sejarah purbakala, cagar budaya dan permuseuman;
  4. penyiapan tenaga teknis melalui pelatihan, penyuluhan dan sosialisasi dalam pelestarian nilai sejarah purbakala, cagar budaya dan permuseuman;
  5. pelaksanaan Monitoring evaluasi dan pelaporan pengembangan nilai sejarah purbakala, cagar budaya dan permuseuman; dan
  6. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh kepala dinas terkait tugas dan fungsinya.

SEKSI NILAI SEJARAH PURBAKALA

Seksi Nilai Sejarah Purbakala dipimpin oleh Kepala Seksi nilai Sejarah Purbakala mempunyai tugas:

  1. menyiapkan dan merumuskan data informasi dalam pengembangan nilai sejarah dan purbakala;
  2. mengkaji ulang bahan pustaka sejarah purbakal dalam penyusuan sejarah lokal/daerah;
  3. melestarikan dan memelihara warisan benda-benda bersejarah;
  4. memonitoring, mengevaluasi dan melaporkan pelaksanaan pelestarian nilai-nilai sejarah purbakala; dan
  5. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh kepala bidang nilai sejarah purbakala dan cagar budaya terkait tugasnya.

SEKSI PELESTARIAN CAGAR BUDAYA

Seksi Pelestarian Cagar Budaya dipimpin oleh Kepala Seksi Pelestarian Cagar Budaya mempunyai tugas :

  1. menyiapkan dan merumuskan data dan informasi pelestarian cagar budaya;
  2. melestarikan, melindungi, dan memelihara kawasan, benda-benda, situs cagar budaya;
  3. melaksanakan pendaftaran, pelatihan, penyuluhan dan sosialisasi cagar budaya;
  4. melaksanakan analisis dampak lingkungan yang berkaitan dengan pelestarian cagar budaya;
  5. memonitoring, mengevaluasi dan melaporkan pelaksanaan pelestarian dan pengelolaan permuseuman; dan
  6. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh kepala bidang sejarah purbakala dan cagar budaya terkait tugasnya.

SEKSI PERMUSEUMAN

Seksi Permuseuman dipimpin oleh Kepala  Seksi Permuseuman yang mempunyai tugas:

  1. menyiapkan data dan informasi permuseuman;
  2. merumuskan kebijaksanaan teknis dalam pemeliharaan dan pelestarian permuseuman;
  3. melaksanakan pembinaan, pengawasan dan pengendalian dalam pengelolaan permuseuman;
  4. menyiapkan tenaga teknis dalam pengelolaan permuseuman;
  5. memonitoring, mengevaluasi menyusun dan mengolah data dan informasi bidang museum; dan
  6. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh kepala bidang sejarah purbakala dan cagar budaya terkait tugasnya.

BIDANG DOKUMENTASI DAN PROMOSI BUDAYA

  • Bidang Dokumentasi dan Promosi Budaya dipimpin oleh Kepala Bidang Dokumentasi dan Promosi Budaya yang mempunyai tugas melaksanakan penyiapan perumusan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi di Bidang dokumentasi dan promosi budaya;
  • Dalam Bidang dokumentasi dan promosi budaya untuk melaksanakan tugas sebagaimana yang dimaksud pada ayat (1) pasal ini bidang menyelenggarakan fungsi:
    1. penyiapan dan perumusan bahan informasi data base/profile budaya;
    2. pelaksanaan kebijakan penyusunan pendokumentasian data base/profile budaya daerah;
    3. pelaksanaan koordinasi peningkatan kemitraan kerjasama dengan lembaga/stakeholder dalam pengembangan dan pelestarian adat istiadat, tradisi dan seni budaya;
    4. pemberian rekomendasi teknis pelaksanaan pengelolaan kegiatan pelestarian adat, istiadat tradisi dan seni budaya;
    5. penyiapan bahan promosi budaya meliputi liflet dan booklet;
    6. penyelenggaraan dan keikutsertaan dalam festival seni budaya ditingkat regional, nasional dan internasional sebagai promosi budaya daerah;
    7. pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan pendokumentasian data base/ profile budaya, pengoordinasian dan promosi budaya; dan
    8. pelaksanaan tugas lain yang di berikan oleh Kepala Dinas terkait tugas dan fungsinya.

SEKSI DOKUMENTASI DAN INFORMASI BUDAYA

Seksi Dokumentasi dan Informasi Budaya dipimpin oleh Kepala Seksi Dokumentasi dan Informasi Budaya mempunyai tugas:

  1. menyiapkan bahan informasi data base/profile budaya dalam penyusunan pendokumentasian;
  2. melaksanakan kebijaksanaan penyusunan pendokumentasian data base/profile budaya daerah meliputi atraksi seni, nilai sejarah purbakala, cagar budaya, adat dan tradisi serta seni pertunjukan;
  3. memonitoring, mengevaluasi, melaporkan pelaksanaan pendokumentasian data base/profile budaya daerah; dan
  4. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh kepala bidang dokumentasi dan promosi budaya terkait tugasnya.

SEKSI HUBUNGAN ANTAR LEMBAGA

Seksi Hubungan Antar Lembaga dipimpin oleh Kepala Seksi Hubungan Antar Lembaga mempunyai tugas :

  1. menyiapkan dan merumuskan bahan koordinasi dengan lembaga, stakeholder, organisasi seni dalam pelaksanaan pelestarian adat istiadat, tradisi dan seni budaya;
  2. melaksanakan koordinasi peningkatan kemitraan dan kerjasama lembaga, stakeholder organisasi seni dalam pengembangan dan pelestarian adat istiadat, tradisi dan seni budaya;
  3. memberikan rekomendasi teknis pelaksanaan pengelolaan kegiatan pelestarian adat istiadat, tradisi dan seni budaya;
  4. melaksanaan pembinaan dan pemberian penghargaan kepada kelompok dan pelaku seni dalam upaya pengembangan dan pelestarian adat istiadat, tradisi dan seni budaya;
  5. memonitoring, mengevaluasi, dan melaporkan pelaksanaan pengoordinasian antar lembaga dalam upaya pengembangan dan pelestarian adat istiadat, tradisi dan seni budaya; dan
  6. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh kepala bidang dokumentasi dan promosi budaya tekait tugasnya.

SEKSI PROMOSI BUDAYA

Seksi Promosi Budaya dipimpin oleh Kepala Seksi Promosi Budaya yang mempunyai tugas:

  1. menyiapkan dan menginventarisir potensi kekayaan budaya daerah;
  2. menyiapkan bahan promosi budaya dalam bentuk liflet dan booklet;
  3. menyelenggarakan dan keikutsertaan dalam festival seni budaya tingkat regional, nasional, dan inetrnasional sebagai promosi budaya daerah;
  4. memonitoring, mengevaluasi dan melaporkan kegiatan promosi budaya; dan
  5. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Dokumentasi dan Promosi Budaya terkait tugasnya.

BIDANG KESENIAN

(1) Bidang Kesenian dipimpin oleh Kepala Bidang Kesenian yang mempunyai tugas melaksanakan penyiapan, perumusan, pelaksanaan, kebijakan teknis, monitoring dan evaluasi di Bidang Kesenian.

(2). Bidang Kesenian melaksanakan tugas sebagaimana yang dimaksud pada ayat (1) menyelenggarakan fungsi:

  1. penyiapan data dan informasi seni tradisional dan kontemporer;
  2. pendataan organisasi kesenian dan penerbitan nomor induk organisasi kesenian;
  3. pelaksanaan dan perumusan pengkajian seni tradisional dan kontemporer;
  4. pelaksanaan fasilitasi penyelenggaraan festival seni tradisional dan kontemporer;
  5. pelaksanaan pembinaan pengelolaan organisasi kesenian melalui pelatihan;
  6. penyiapan data dan perumusan rencana sarana dan prasarana gedung seni pertunjukan;
  7. pemberian dukungan dan fasilitasi dalam penggunaan sarana dan prasarana pertunjukan;
  8. pelaksanaan monitoring, evaluasi, pelaporan dan pengkajian seni tradisional, penyelenggaraan festival, pengelolaan organisasi kesenian serta perumusan rencana sarana dan prasaran gedung seni pertunjukan; dan
  9. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh kepala dinas terkait tugas dan fungsinya.

SEKSI KESENIAN TRADISIONAL DAN KONTEMPORER

Seksi Kesenian Tradisional dan Kontemporer dipimpin oleh Kepala Seksi Kesenian Tradisional dan Kontemporer mempunyai tugas:

  1. menyiapkan data dan informasi seni tradisional dan kontemporer;
  2. melaksanakan pendataan organisasi kesenian dan pelaku seni;
  3. mengidentifikasi dan merumuskan penerbitan nomor induk kesenian;
  4. melaksanakan dan menfasilitasi penyelenggaraan festival seni tradisional dan kontemporer;
  5. memonitoring, mengevaluasi dan melaporkan pelaksanaan pendataan organisasi kesenian, pengkajian dan penyelenggaraan seni tradisional dan kontemporer; dan
  6. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh kepala bidang kesenian terkait tugaasnya.

SEKSI PEMBINAAN KESENIAN

Seksi Pembinaan Kesenian dipimpin Kepala Seksi Pembinaan Kesenian mempunyai tugas:

  1. menyiapkan dan merumuskan kebijaksanaan petunjuk teknis pelaksanaan pengelolaan organsiasi kesenian;
  2. melaksanakan pembinaan pengelolaan organisasi kesenian;
  3. melaksanakan dan menfasilitasi pelatihan seni tradisional dan kontemporer;
  4. memonitoring, mengevaluasi dan melaporkan kegiatan pembinaan dan pengelolaan seni tradisional dan kontemporer; dan
  5. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh kepala bidang kesenian terkait tugasnya.

SEKSI SARANA DAN PRASARANA PERTUNJUKAN

Seksi Sarana dan Prasana Pertunjukan dipimpin oleh Kepala Seksi Sarana dan Prasana Pertunjukan mempunyai tugas:

  1. menyiapkan dan menginventarisir data sarana prasarana seni pertunjukan;
  2. menyusun dan merumuskan rencana sarana prasarana gedung seni pertunjukan;
  3. melaksanakan kebijaksanaan rencana sarana prasarana gedung seni pertunjukan;
  4. melaksanakan pembenahan dan pemanfaatan sarana prasarana gedung seni pertunjukan;
  5. memberikan dukungan dan menfasilitasi kegiatan kesenian melalui penggunaan sarana prasarana seni peertunjukan;
  6. memonitoring, mengevaluasi dan melaporkan penggunaan, pembenahan dan pemanfaatan sarana prasarana seni pertunjukan; dan
  7. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh kepala bidang kesenian terkait tugasnya.

UPT DINAS

  • UPT Dinas dipimpin oleh Kepala UPT Dinas yang mempunyai tugas membantu kepala dinas sesuai bidang tugas yang diurusi.
  • Pembentukan UPT Dinas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur lebih lanjut dengan Peraturan Bupati.

KELOMPOK JABATAN PELAKSANA DAN JABATAN FUNGSIONAL

Pasal 26

Kelompok Jabatan Pelaksana melaksanakan tugas membantu kepala sub bagian dan/atau kepala seksi terkait bidang tugasnya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pasal 27

Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas melakukan kegiatan terkait dengan jabatan fungsional masing-masing sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pasal 28

  • Kelompok jabatan fungsional terbagi dalam berbagai kelompok jabatan fungsional sesuai dengan bidang keahliannya.
  • Masing-masing jabatan fungsional sebagaimana dimaksud ayat (1), dikoordinasikan oleh seorang tenaga fungsional yang jenjangnya paling tinggi pada satuan kerja di lingkungan Dinas Kebudayaan.
  • Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud ayat (1), ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja.
  • Jenis dan jenjang jabatan fungsional sebagaimana dimaksud ayat (1), ditetapkan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.