KOMPLEKS MAKAM KALOKKOE

Kompleks makam KalokkoE merupakan Kompleks dimana dua Mangkau’ Bone atau Raja Bone dimakamkan dengan bentuk makam diselimuti oleh bangunan besar berbentuk kubah tanpa jendela disebut kalokko.

Kalokko ini hanya memiliki 1 akses masuk yaitu melalui pintu yang harus dilalui dengan membungkuk. Salah satu Mangkau’ Bone atau Raja Bone yang dimakamkan di lokasi ini adalah La Maddaremmeng MatinroE ri Bukaka merupakan Raja Bone XIII (1625-1640). Dikenal sebagai raja yang sangat taat melaksanakan syariat Islam serta beliau menciptakan payung kerajaan yang disebut Teddung SalakaE atau Teddung Pute yang terbuat dari perak. Selain itu masjid Tua Al-Mujahidin atau dikenal dengan masjid LaungE dibuat di zaman pemerintahannya.

Bangunan yang memiliki Kalokko yang kedua adalah makam Mangkau’ Bone atau Raja Bone yang pernah menjabat dua kali dalam pemerintahan kerajaan Bone yaitu Raja Bone XVII tahun 1714 – 1715 dan Raja Bone XXI tahun 1727-1749 dengan persetujuan dari Ade’ Pitu We Bataritoja Daeng Talaga Matinroe ri TippuluE adalah gelar diberikan setelah beliau wafat. Selain itu Bataritoja tidak hanya memimpin di kerajaan Bone. Beliau juga merupakan Pajung ri Luwu, serta Datu ri Soppeng.

Makam La Maddaremmeng MatinroE ri Bukaka.

We Bataritoja Daeng Talaga Matinroe ri TippuluE.

 

Petugas Pendata: RUSLI, SKM., M.Si., M.Kes.